Ngaku Libido Istrinya Terlalu Tinggi, Pria di Gresik Jual Istri di Facebook




Jurnalis.my.id - Seorang suami jual istrinya lewat sosial media Facebook. Dianya akui jual si istri sebab libido istrinya begitu tinggi.

SDM (35), seorang masyarakat Gresik, Jawa Timur tega jual istrinya sendiri lewat sosial media Facebook.




Si suami akui tidak punyai uang sebab tidak kerja lagi karena PSBB.

Sebelum epidemi covid-19, SDM akui kerja sembarangan. Sedang istrinya kerja di pabrik untuk buruh harian terlepas.

Kecuali permasalahan ekonomi, menurut pengakuannya sendiri, SDM jual istrinya sendiri sebab si istri mempunyai nafsu berahi tinggi.




Hal itu membuat SDM kerepotan untuk penuhi keperluan seksual istrinya.

Menurut pernyataan SDM, istrinya meminta dicarikan, pada akhirnya si suami juga pada akhirnya menemukan (konsumen setia).

Sosial media Facebook jadi etalase untuk tawarkan istrinya sendiri ke pria-pria hidung belang.

Sesudah ada yang siap, si suami selanjutnya janjian berjumpa di hotel.




Selasa (16/6/2020), SDM juga berjumpa dengan calon konsumen setia dalam suatu hotel di Jalan Mastrip, Surabaya.

Waktu bertransaksi berikut SDM diamankan aparat kepolisian

Aparat amankan beberapa tanda bukti seperti bill hotel, satu hp, uang tunai Rp 500 ribu, serta baju dalam.

Aparat kepolisian lakukan penggerebekan dalam suatu hotel di Jalan Mastrip, Surabaya.




Laporan Kabar Jawa timur, BeritaJatim.com -- jaringan Suara.com, waktu lakukan penggerebekan di salah satunya kamar hotel, polisi merasakan si istri serta konsumen setiaya telah pada kondisi telanjang serta melakukan jalinan intim.

Ps Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu M. Harun seperti disampaikan Kabar Jawa timur, Jumat (19/6/2020) menjelaskan Sudarmono menempatkan biaya Rp 900 ribu untuk paket fantasi ganda.




Harun menjelaskan, motif aktor jual istrinya itu sebab telah lama menganggur. Dengan alasan susah cari pekerjaan, Sudarmono justru memerintah istrinya jadi pekerja sex komersil (PSK).

Terbongkarnya masalah prostutusi ini, Sudarmono, istri serta konsumen setiaya harus terpaksa bermalam di kantor Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Surabaya buat diolah sesuai hukum.

Lihat Juga