Viral, Demi Sebuah K0nten Tik Tok, Tur1s Asing Ini T3ga Rusak Sawah Milik Warga




Jurnalis.my.id - Tiap pelancong yang bertandang ke satu wilayah, sebaiknya menghargai tradisi istiadat wilayah itu. Semasing wilayah serta negara mempunyai budaya yang lain,

selanjutnya mengubah sudut pandang serta sikap. Di negara asal pelancong contohnya, ucapkan atau menggerakan anggota badan khusus kemungkinan dipandang biasa.

Tetapi di negara Indonesia, terlihat jadi tidak biasa. Semakin parahnya lagi, tindakan yang mengakibatkan kerusakan punya masyarakat lokal itu adalah suatu hal tindakan yang tidak sopan.




Belakangan ini, viral satu video yang memperlihatkan seorang Masyarakat Negara Asing (WNA) yang tidak diketahui kebangsaanya itu, tega mengakibatkan kerusakan sawah punya masyarakat.




Video yang diupload oleh account instagram @denpasar.viral lewat @info_tabanan itu memvisualisasikan seorang WNA pria yang mempunyai perawakan badan besar,

memakai celana pendek berwarna hitam. Dia melonjak ke sawah punya masyarakat tanpa ada memakai pakaian serta seperti perenang yang melonjak ke kolam renang.

Kelihatan, tanaman padi punya masyarakat itu rusak sebab terkena oleh tubuhnya. Tubuh pria itu dipenuhi dengan lumpur sawah.

Dia terlihat kesulitan berjalan di sawah itu hingga membuat badannya terjatuh serta menerpa tanaman padi. Padi-padi yang berwarna hijau itu kelihatan cukup rusak akibatnya karena tingkah wisatawan asing itu.




Terdengar dalam rekaman itu, beberapa rekannya ketawa terpingkal-pingkal lihat tindakan pria itu. Video yang diupload pada Minggu (10/5/2020) itu, sampai sekarang sudah dilihat semakin dari 20 ribu kali siaran serta disenangi semakin dari 1, 9 ribu pemakai Instagram.

"Belum tahu dimana tempat WNA ini lakukan laganya. Tetapi disaksikan dari bentuk atap rumah, insiden ini berlangsung di Bali, " catat info video yang berdurasi 10 detik itu.

Beberapa warganet mencela tindakan pria WNA itu. Account @berviian menjelaskan jika dianya jemu lihat WNA yang tidak beretika saat menggunjungi satu tempat.

"Saya jemu lihat bule tidak punyai sikap serta norma yang baik di negara orang, " ungkanya




"Tidak tahu perbedaannya rumput dengan padi kali nih bule, " tutur @dwiastutiwardani

"Keperluan medsos untuk content beberapa aksi bodoh tinggi sekali, " kata @gede300.

"Ia pikirkan laut kemungkinan, asal nyebur saja, yang ada gatal-gatal itu tubuh, " kata @chaca_tit.

Merilis dari Kompas.com, Senin (11/5/2020), Saat seorang pelancong melakukan perbuatan onar dalam suatu tujuan, ada nama negara atau wilayah yang tersemat untuk jati dirinya.

Yuk, masih patuhi ketentuan serta jaga pengucapan dan sikap semasa berekreasi, seperti di bawah ini:




1. Mencari Info yang Banyak

Sebelum pergi, cari info yang banya, baik dari buku, internet, atau menanyakan ke orang yang pernah kesana. Karena semasing wilayah punyai budaya yang lain. Hal yang Anda kira biasa dapat jadi tidak biasa di tujuan arah.

2. Jangan Berasa Superior

Jangan sampai sekalinya berasa superior, sebab Anda wisatawan atau sebab Anda dapat membiayain perjalanan sendiri. Oleh sebab Anda wisatawan tetap harus menghargai masyarakat lokal serta sedapat mungkin bercampur.

3. Menanyakan Bisa, Berpendapat Pikirkan Dulu

Rumor agama serta politik termasuk peka, berlaku dimanapun. Bila ingin menanyakan tentang demografi agama atau ideologi politik di tujuan itu untuk pengetahuan, bisa saja. Tetapi bagusnya taruh pendapat Anda mengenai agama serta politik.




4. Belajar Sedikit Bahasa serta Bahasa Badan

Benar-benar dianjurkan untuk belajar bahasa serta bahasa badan tujuan arah Anda. Karena di sejumlah negara, ada acungan jari, pergerakan kepala, atau kalimat yang umum di negara lain, rupanya dipandang kasar serta mencela.

5. Patuhi Ketentuan di Objek Wisata

Ketentuan di objek wisata dibikin untuk kelestarian objek wisata serta keamanan pelancong. Banyak pelancong yang berasa telah bayar atau telah tiba jauh hingga menyalahi ketentuan.

Selfie atau photo untuk sosial media seringkali membuat pelancong menyalahi ketentuan.




6. Memberikan Panduan

Orang Indonesia kemungkinan belum demikian mengenali budaya memberikan uang panduan. Tetapi di sejumlah negara, memberikan uang panduan rupanya jadi satu norma.

Dalami budaya memberikan panduan serta besarnya uang panduan yang perlu diberi sebelum bertandang ke satu tujuan.

7. Terbuka serta Siaga

Memikir terbuka pada semua pengalaman yang berlangsung waktu berekreasi. Tetapi tetap harus siaga dengan semua motif atau pergerakan yang meresahkan dari beberapa orang yang didapati semasa berekreasi. Janganlah lupa nikmati pengalaman berekreasi Anda.

Lihat Juga