Selama Wabah Corona, Angka Kehamilan di Tasikmalaya Meningkat Tajam 105 Persen




Jurnalis.my.id - Pandemi virus corona berdampak pada semua hal. Termasuk pada peningkatan angka kehamilan pasangan usia subur di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.Anjuran pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk tetap berada di rumah di masa pandemi COVID-19 justru meningkatkan angka kehamilan di Kota Santri itu.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat angka kehamilan selama pandemi corona melonjak hingga 105 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun kemarin. Periode yang dimaksud adalah dari bulan Januari hingga Maret atau per 3 bulan

"Tahun sebelumnya di tiga bulan pertama, ada 1.500 orang yang hamil. Tahun ini di bulan Januari-Maret, mencapai 3.219 orang dan untuk bulan April dipastikan akan meningkat tetapi sekarang ini masih dihitung setiap Puskesmas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat, Rabu (6/5).Hal sama diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Yuyun Darmawan,

Yuyun menambahkan, kehamilan meningkat pada perempuan yang usia paling muda 20 tahun dan usia paling tua 45 tahun. Peningkatan angka kehamilan itu merupakan jumlah akumulatif per bulan yang didapatkan dari Puskesmas, rumah sakit bersalin dan bidan-bidan praktik di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.

"Kebanyakan memang kehamilan terjadi pada perempuan di usia muda. Terutama bagi mereka pasangan yang baru-baru ini melangsungkan pernikahan," tambahnya.

"Para perempuan positif hamil bulan Januari mencapai 1.111 orang; bulan Februari 1.106 orang; dan Maret 1.002 orang dengan jumlah paling banyak di Kecamatan Cibeureum 238 orang, Tamansari 217 orang dan Mangkubumi 244 orang," kata dia.

Lihat Juga