Pengembangan Kasus, 4 Penjual Surat Bebas Covid 19 Palsu Ditangkap Lagi




Jurnalis.my.id - Polisi meningkatkan masalah pemalsuan surat info sehat palsu di Bali. Ada empat aktor lain yang diamankan.

"Aktor ditangkap di tempat tinggalnya semasing, " kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi dalam penjelasannya, Jumat (15/5/2020).

Ke-4 aktor ialah Widodo (38), Ivan Aditya (35), Roni Firmasyah (24), serta Putu Endra Ariawan (31). Mereka diamankan aparat Polres Jembrana serta Polsek Teritori Dermaga Gilimanuk pada Kamis (14/5) siang tempo hari.




Beberapa aktor telah jual beberapa lembar surat info sehat palsu seharga Rp 50-300 ribu. Mereka jual surat info bebas Corona palsu sesudah terbitnya surat edaran (SE) mengenai pengecualian orang yang diperkenankan lakukan perjalanan.

"Aktor manfaatkan SE nomor 04 Tahun 2020 mengenai persyaratan limitasi perjalanan orang dalam rencana pemercepatan perlakuan COVID-19 dengan membuat serta jual surat info kesehatan palsu serta dipasarkan pada beberapa pemakai di Dermaga Gilimanuk, " kata Syamsi.




Aktor Ivan serta Roni akui sudah jual 5 lembar surat palsu. Kedua-duanya akui mendapatkan surat palsu itu dengan beli dari aktor Widodo seharga Rp 25.000.

Mereka lalu perbanyak surat palsu itu ke percetakan punya Surya Wirahadi Pratama. Untuk info, Surya telah terlebih dulu diamankan polisi.




Selain itu, aktor Widodo mengaku memperoleh blangko surat kesehatan dengan bisa memungut di muka minimarket di Gilimanuk. Ia lalu memotretkopi bersama-sama Putu Endra Ariawan serta sukses jual 10 lembar surat palsu seharga Rp 50 ribu per lembar.

Beberapa aktor didugakan Klausal 263 atau 268 KUHP mengenai membuat surat palsu atau membuat surat info dokter yang palsu dengan intimidasi hukuman 6 tahun penjara.

Awalnya, Polda Bali tangkap tiga orang pembuat surat info palsu. Mereka diamankan di Dermaga Gilimanuk pada Kamis (14/5) pagi hari.

Lihat Juga