Oh Jadi Ini !!! Google akan Blokir Iklan Berat di Google Chrome Yang Menyebabkan Habisnya Baterai




Jurnalis.my.id - Google disampaikan sedang alami 'krisis' laptop serta belum dapat memberikan fasilitas keperluan karyawan barunya.

Ini tersingkap dari memo internal yang dikatakan manajemen perusahaan ke karyawan pada awal Mei ini. Efek dari permasalahan, Google juga perlambat kecepatan untuk memakai karyawan baru.




"Piranti (laptop) belum ada di beberapa tempat. kami berupaya semampu kami untuk memperoleh laptop sebanyak-banyaknya, tapi saat ini belum sangat mungkin untuk memperlengkapi kesemua orang dengan laptop, " tutur manajemen dalam memo internalnya, seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (15/5/2020).

"Itu sebab penyuplai penting kami alami kekurangan produksi."



Google memang tawarkan piranti kerja seperti laptop serta hp pada karyawan untuk mendukung kerja dari rumah. Google mempunyai 300.000 karyawan yang sejumlah besar kerja dari rumah. Google mengambil 4.000 karyawan baru tahun ini yang harusnya disiapkan laptop atau hp.

Suplai laptop di dunia terusik sebab karena virus corona. Beberapa perusahaan masih hentikan produksi serta efek dari lockdwon atau karantina daerah atau mungkin tidak bekerja dengan kemampuan penuh. Masalah yang ditemui Google peluang dapat juga ditemui oleh perusahaan besar yang lain.




Seorang jubir Facebook menjelaskan proses penyediaan perlengkapan buat karyawan baru telah kembali lagi seperti sebelumnya, tapi mengaku proses tujuan karyawan baru sudah diperlambat semenjak perusahaan menyarankan karyawan kerja di rumah pada Maret 2020.

Google sendiri merencanakan untuk buka kantor mulai awal Juni 2020. Tapi karyawan yang bisa lakukan pekerjaan dari rumah dapat melakukan sampai akhir tahun.

Lihat Juga