Muhadjir: Pemerintah Tak Anjurkan Salat Id di Masjid Dan Lapangan




Jurnalis.my.id - Menko Pembangunan Manusia serta Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan pemerintah tidak menyarankan umat Islam di Indonesia mengadakan salat sunah Idul Fitri untuk tahun ini dengan cara berjamaah di masjid serta/atau lapangan seperti umumnya.


Hal ini terkait dengan epidemi corona yang tengah berlangsung di Indonesia. Saran itu, katanya, sebab pemerintah cemas jika masyarakat masih mengadakan salat berjamaah di Masjid atau lapangan malah akan menimbulkan cluster baru tempat penyebaran epidemi itu.




"Tidak disarankan melakukan salat Ied di masjid atau di lapangan, " kata Muhadjir lewat pesan singkat pada CNNIndonesia.com, Kamis (14/5).

Walau demikian katanya, kaum muslim masih dapat salat Idul Fitri di hari kemenangan yang diprediksikan jatuh pada 24 Mei akan datang. Asal, katanya, salat itu diadakan di dalam rumah atau tempat tinggal semasing.




"Jalankan salat di dalam rumah, " kata Muhadjir.

Waktu diberi pertanyaan berkaitan apakah ada sangsi yang akan diberi pemerintah pada masyarakat yang memaksakan untuk mengadakan salat IED di lapangan atau di masjid, Muhadjir tidak menjawab.

Waktu dikontak tempo hari, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menjelaskan Majelis Tarjih serta Tajdid PP Muhammadiyah membahas fatwa itu tadi malam.




Di luar organisasi masyarakat besar Islam itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat sudah mengeluarkan fatwa tentang takbir serta salat Idul Fitri ditengah-tengah epidemi corona. Salah satunya point dalam

"Salat Idul Fitri bisa dikerjakan di dalam rumah dengan berjemaah bersama-sama bagian keluarga atau dengan cara sendiri (munfarid) terlebih bila dia ada di teritori penebaran Covid-19 yang belum teratasi, " kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Ni'am Sholeh dalam info tercatat, Rabu.

Fatwa itu juga menerangkan makin detil tentang situasi salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah, dan tata laksananya.

Lihat Juga