Google Akan Tindak Tegas YouTuber Seperti Ferdian Paleka




Jurnalis.my.id - Basis seperti YouTube memang bisa jadi sarana berkreatifitas beberapa pemakai untuk bikin content sesenang hati untuk bentuk gestur diri. Walau demikian, tetap ada etika yang penting sesuai supaya tidak ada faksi yang berasa dirugikan.

Nama Ferdian Paleka tiba-tiba populer dalam beberapa waktu ke belakang, tetapi tenarnya dalam kerangka yang negatif.

Ia dihujat oleh netizen serta beberapa tokoh terkenal sebab content prank yang ia upload dipandang tidak memiliki moral.

Paleka serta beberapa temannya membuat prank berbentuk pemberian sembako pada beberapa orang di tepi jalan,




tetapi isi kerdus sembakonya ialah sampah yang diambil dari tong sampah. Tujuannya ingin melucu, tetapi yang ada justru bikin rugi seseorang serta buat pro-kontra sebab isinya yang tidak manusiawi.

Menyikapi ini, perwakilan YouTube lewat Google Indonesia menjelaskan jika faksinya akan siap melakukan tindakan tegas pada pemakai yang menyalahi kebijaksanaan perusahaan.

"Kami mempunyai kebijaksanaan yang tegas untuk content yang meneror individu serta membidik individu lewat penghinaan yang berkelanjutan atau kejam berdasar atribut intrinsik, termasuk juga posisi group yang dilindungi atau beberapa ciri fisik.

Termasuk juga yang menghasut seseorang untuk berbuat tidak etis atau meneror seorang di atau di luar YouTube, " papar Feliciana Wienathan sebagai Communication Manajer Google Indonesia waktu dikontak Uzone.id.

Ia meneruskan, "bila ada content menyalahi kebijaksanaan, ada banyak tingkatan yang akan kami kerjakan, diantaranya kami akan meniadakan content itu serta memberikan email pernyataan pada pemilik kanal itu. "




Selanjutnya, YouTube memang mempunyai serangkaian ketentuan yang diklasifikasikan berdasar tipe content yang dibikin oleh beberapa inisiator.

Melihat langsung dari situs sah Google, YouTube tidak mentoleransi content bau penghinaan rasial, KDRT, kekerasan pada anak, content membuat malu, menipu,

mengejek anak di bawah usia, sampai content yang mengobral info pribadi seseorang seperti alamat rumah, e-mail, kredensial login, nomor telephone, nomor paspor, serta rekening bank.

Ada juga langkah buat audience YouTube yang kemungkinan mendapatkan content terlarang itu serta ingin memberikan laporan dengan cara langsung supaya video yang disebut bisa dihapus, berikut jalannya:

1. Login ke YouTube
2. Click Yang lain (lambang titik tiga) di bawah pemutar untuk video yang ingin disampaikan
3. Pilih Adukan pada menu drop-down
4. Pilih fakta yang sangat sesuai pelanggaran dalam video
5. Beri info penambahan yang bisa menolong team peninjau memberi ketetapan, termasuk juga stempel waktu atau gambaran pelanggaran.

Lihat Juga