Nasihat Pimpinan Pondok Modern Daar El-Kutub Kepada Alumni Yang Ke-23 Tahun 2017



Pimpinan Pondok Modern Daar El-Kutub


Pimpinan Pondok Pesantren Modern DAAR EL-KUTUB



Anak-anaku yang tercinta, ’

Kita tidak tahu persis pada urutan berapakah kita ini dari deretan manusia dari Nabi Adam AS. Tapi yang jelas, kita ditaqdorkan untuk hidup pada zaman Nabi Muhammad SAW atau menjadi umatnya. Maka tidak ada kata yang kita ucapkan kecuali Alhamdulillah dan Syukruiiah, karena dari makna kaiimat-kaiimat tersebut terdapat tekad kuat untuk menjadi manusia yang lebih naik.

Anak -anakku...

untuk menjadi manusia lebih baik, Allah telah memberi hidayah atau pentunjuk yang komplit kepada setiap manusia, dari mulai di kandungan hingga kita ke alam barzakh pada umur yang berbeda --beda. Amat sangat merugi jika manusia tidak menggunakan seiuruh petunjuk yang diberikan Allah secara optimal.

ingatlah, yakinlah, seyakin-yakinnya!!! bahwa Allah tidak menjadikan manusia tidak pernah menciptakannya untuk menjadi manusia pemalas, merugi, celaka dan haihai negatif iainnya, baik untuk kehidupan dunia yang sangat singkat ini atau kehidupan akhirat nanti. Allah menciptakan kita berbeda -beda merupakan bukti keluasan ilmu Allah, bukan untuk membuat strata atau kasta kehidupan manusia.

Pimpinan Pondok Modern Daar El-Kutub

Alumni Ke-23
Anak-anaku yang tercinta, ’ 

 Kita tidak tahu persis pada urutan berapakah kita ini dari deretan manusia dari Nabi Adam AS. Tapi yang jelas, kita ditaqdorkan untuk hidup pada zaman Nabi Muhammad SAW atau menjadi umatnya. Maka tidak ada kata yang kita ucapkan kecuali Alhamdulillah dan Syukruiiah, karena dari makna kaiimat-kaiimat tersebut terdapat tekad kuat untuk menjadi manusia yang lebih naik.

Anak -anakku...

untuk menjadi manusia lebih baik, Allah telah memberi hidayah atau pentunjuk yang komplit kepada setiap manusia, dari mulai di kandungan hingga kita ke alam barzakh pada umur yang berbeda --beda. Amat sangat merugi jika manusia tidak menggunakan seiuruh petunjuk yang diberikan Allah secara optimal.

ingatlah, yakinlah, seyakin-yakinnya!!! bahwa Allah tidak menjadikan manusia tidak pernah menciptakannya untuk menjadi manusia pemalas, merugi, celaka dan haihai negatif iainnya, baik untuk kehidupan dunia yang sangat singkat ini atau kehidupan akhirat nanti. Allah menciptakan kita berbeda -beda merupakan bukti keluasan ilmu Allah, bukan untuk membuat strata atau kasta kehidupan manusia.

Anak-anakku,

Hidup ini adalah rahmat Allah atau kasih sayang Allah kepada manusia. Makajangan sia -siakan hidupmu walau sesaat,jangan berbuat diskridet dalam hidupmu, sebab bukan hidayah yang belum datang, tapi hidayah tidak kamu gunakan, tidak kamu pakai. AiQur'an sudah datang, Nabi Muhammad SAW sudah datang, tapi Ai-Qufan tidak dipakai. Nabi Muhammad (sabdanya) tidak kita gunakan.

Anak-anakku,

Jadilah manusia yang bertanggunjawab, tanggungjawab terhadap kemanusiaan… dimana saja kamu _berada. imya Allah kamu jadi hamba Allah bukan hamba hawa nafsu

Lihat Juga