Nadiya Santri wati dari PONPES DAAR EL-KUTUB BAYAH Berpidato Bahasa Inggris di Rutan Rangkasbitung




Siswa-siswi Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Pondok Pesantren se-Kabupaten Lebak berbondong-bondong berpidato Bahasa Inggris di Ruang Aula Pembinaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Rangkasbitung, Sabtu (27/4).

Kepala Rutan Rangkasbitung, Aliandra Harahap, menuturkan kegiatan tersebut merupakan Festival Seni dan Bahasa, yaitu Lomba Pidato Bahasa Inggris bagi siswa se-Kabupaten Lebak.

“Kami membaurkan dan mengundang masyarakat, dalam hal ini siswa-siswi se-Kabupaten Lebak. Alhamdulillah, dari laporan panitia pesertanya antusias untuk berpartisipasi dalam Correctional Fair 2019 di sini. Kemarin sudah festival puisi, saat ini lomba Speech Contest yang diikuti lebih dari 25 sekolah se-Kabupaten Lebak. Tentu ini menjadi dorongan semangat atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk terus menjalankan pembinaan,” tutur Aliandra




Saat diminta tanggapannya,Nadiya Eka Putri dari Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Modern Daar El-Kutub Bayah mengatakan ia amat senang bisa hadir untuk pertama kalinya di Rutan Rangkasbitung.
Saya sebelumnya hanya mendengar dan melihat dari media terkait pemberitaan lapas dan rutan. Hari ini saya membuktikan sendiri bagaimana lingkungan Rutan Rangkasbitung, terlihat asri, Warga Binaan Pemasyarakatan-nya beretika dan bernuansa islami sama, seperti di lingkungan kami. Kami senang dan terima kasih atas undangan kegiatan ini, sangat positif bagi kami sebagai edukasi dan semangat untuk semakin berprestasi serta bisa membaktikan diri bagi bangsa dan negara nantinya. Saya hanya bisa berpesan dan mendoakan semoga santri di sini juga turut bisa mengambil hikmah dan pelajaran selama di rutan,” harap Nadia.

Sebagai informasi, Festival Lomba Pidato Bahasa Inggris ini merupakan rangkaian dari Correctional Fair 2019. Sebelumnya sudah digelar Turnamen Voli Terbuka, Festival Cipta Baca Puisi, dan nantinya akan ada Festival Marawis se-wilayah Banten

Lihat Juga