9 sampai 10 Ribu orang Dari 19 Pondok pesantren di Bayah Berkumpul di Popes Daar El-Kutub Untuk Memperingati HSN 2019


PONDOK PESANTREN MODERN DAAR EL-KUTUB BAYAH
JURNALIS .MY,ID LEBAK- Hari Santri Nasional (HSN), 22 Oktober, menjadi momentum membangun optimisme santri Indonesia menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keberagamaan dan kebangsaan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin dalam peringatan Malam Puncak Hari Santri 2019, yang digelar Kementerian Agama RI, di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, (20/10/2019).  Dirjen Pendidikan Islam juga menyampaikan pesantren adalah center of excellent yang menjadi pusat pendidikan, keagamaan, dan kebangsaan


ustadz andi Baidilah Halim mengatakan Dalam memperingati hari santri nasional tahun 2019 ini PONDOK PESANTREN MODERN DAAR EL-KUTUB BAYAH  Peserta  ini dari 19  Pondok Pesantren Se Ke Camatan Bayah. DI perkirakan  Sebanyak  9 atau 10 Ribu orang  untuk menghadiri Hari santri  dan pawai ini di ikuti oleh seluruh elemen di kecamatan bayah lebak banten. Mulai dari Santri Salafi Kalangan Ibu Ibu, Pemuda.Aparatur negara TNI Dan Polri  Ustadz , dan Tokoh Pemuka Agama setempat.  (20/10/2019)

 Dalam Ceramah berisikan Padamu Negri kami mengabdi. Pimpinan Ponpes Daar El-Kutub Menuturkan, Revolusi Jihad Pancasila Jiwa Santri dan Ulama tetap Setia berkorban Pertankan Indonesia Mari teruskan Perjuangan Ulama dengan Dasar Pancasila dan Nusantara tanggung Jawab kita Bukti Cinta Pada Negri Ridho Rahmat dari Ilahi NKRI HARGA MATI Santri Patuh Pada Kuayi Bermartabat dan bernegara siapapun Kalifah nya pemimpin Negara kita mesti mendukung dan mendoakan agar Indonenesia maju dan berahlaktul Korimah
-Santri harus menuju pada akhirat -Santri adalah Generasi Pengganti para Guru( ulama) -Santri harus maju menjauhkan diri ke Maksiatan -Santri harus Senang dalam kebaikan -Santri harus mengharafKeselamatan di dalam Agama Dunia dan Akhirat.(20/10/2019)

Lihat Juga