Kiai Hasan Wakafkan Pesantren Putri Al Mawaddah kepada Umat Islam



JURNALIS.MY.ID- KH Hasan Abdullah Sahal, pendiri Pondok Pesantren Putri Al Mawaddah, resmi mewakafkan pondok pesantrennya kepada umat Islam se-dunia.

Penyerahan wakaf digelar di Kampus Pesantren Putri Al Mawaddah, Coper, Jetis, Ponorogo, Senin (21/10), bertepatan dengan peringatan 30 tahun berdirinya Pondok Pesantren Al Mawaddah.

“Penyerahan wakaf ini adalah realisasi dan ide Pak Sahal (KH Ahmad Sahal). Dua putra beliau 30 tahun lalu mewujudkan cita-cita tersebut. Pesantren ini diwakafkan kepada umat Islam sedunia, lalu dibentuk Majelis Pimpinan Tertinggi Al Mawaddah,” kata Kiai Hasan dalam sambutannya.

Kiai Hasan menambahkan, penyerahan wakaf seluruh aset Al Mawaddah bukan untuk diperjualbelikan.

“Kami mengikrarkan tanah Coper ini untuk pesantren putri, ini diwakafkan, diberikan kepada umat Islam sedunia, diberikan sebagai amanat bukan untuk hak milik dijualbelikan. Ini wakaf Lillah fisabilillah,” kata Kiai Hasan.

Kiai Hasan juga menyampaikan rasa syukurnya karena sudah 30 tahun Al Mawaddah berdiri dan banyak pihak yang membantu proses pendidikan di pesantren khusus putri itu.

“Pondok ini diwakafkan, jangan sampai pendirinya wafat pondoknya juga wafat. Ini ibadah, di sini tidak ada yang digaji dengan UMR. Insya Allah tidak ada orang jadi kiai kelaparan atau guru ngaji kelaparan dan mati. In syaa Allah Al Mawaddah tidak akan kering dari pejuang Lillahi Ta’ala,” kata Kyai Hasan.

Acara penyerahan wakafPenyerahan wakaf digelar di Kampus Pesantren Putri Al Mawaddah, Coper,Penyerahan wakaf digelar di Kampus Pesantren Putri Al Mawaddah, Coper, ini dihadiri Keluarga Besar Bani Sahal, Bani Zarkasyi, Bani Fananie, Pimpinan Pesantren Tebu Ireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid, pejabat pemerintah Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Ponorogo, tokoh masyarakat dan sejumlah ulama.

KH Salahuddin Wahid alias Gus Solah dalam sambutannya menyambut baik penyerahan wakaf ini. “Di Amerika ada Endowment Fund, lembaga ini mengembangkan sekolah dan mereka meniru wakaf sejak 600 tahun, mereka belajar ke Al Azhar, Mesir. Saya menyambut baik dan bergembira dengan wakaf ini,” kata Gus Solah.

Sementara itu, Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi MA, yang juga menyampaikan sambutan menjelaskan tentang posisi pesantren yang saat ini sudah diakui pemerintah dengan terbitnya Undang-Undang Pesantren yang baru diresmikan bulan ini.

https://gontornews.com/2019/10/22/kiai-hasan-wakafkan-pesantren-putri-al-mawaddah-kepada-umat-islam/

Lihat Juga